KELAHIRAN BARU

Doktrin Kristen Trinitarian:
Sebagian orang berpendapat bahwa Tuhan adalah Bapa bagi semua manusia. Hal ini tidak benar. Tuhan itu hanya menjadi Bapa bagi orang-orang yang sudah menjadi keluarga Kristus. Bagi mereka yang masih berada di dalam keluarga Adam, Setan adalah bapa mereka. Tuhan Yesus sendiri mengatakan bahwa Tuhan bukanlah Bapa dari semua manusia.

Pada suatu hari, Yesus berbicara kepada beberapa pemimpin agama di Yerusalem. Mereka mengatakan bahwa Tuhan adalah Bapa mereka. Walaupun mereka mengatakan demikian, hati mereka penuh dengan kejahatan karena mereka membenci Yesus dan ingin membunuh-Nya. Yesus tahu apa yang ada di dalam hati mereka sehingga Ia berkata kepada mereka.

“Jikalau Tuhan adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Tuhan….” Yohanes 8:42

Ketika Yesus mengatakan, “JIKALAU Tuhan adalah Bapamu….” Ia bermaksud menunjukkan dengan jelas bahwa Tuhan bukanlah Bapa mereka. Agar lebih jelas lagi, Ia menyatakan kepada mereka siapa bapa mereka yang sebenarnya. Ia berkata dengan tegas, “IBLIS-lah yang menjadi bapamu….” Yoh. 8:44. Jadi dengan perkataan lain, bukan Tuhan yang menjadi Bapa mereka, melainkan Setan.

Demikian pula hal ini berlaku kepada setiap orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Namun seseorang tidak harus terus berada di dalam keluarga Setan karena Tuhan Yesus telah menyediakan jalan bagi kita semua untuk menjadi anak Tuhan. Alkitab menyebut hal ini sebagai “kelahiran baru”.

Tanggapan kami:
Di sini sangat jelas terlihat. Seperti yang sudah kami katakan, mereka menyebut keluarga Yesus adalah anak-anak Tuhan, dan keluarga Adam adalah anak-anak Setan. Kami sudah menjelaskan hal ini pada bab-bab terdahulu. Jadi cukuplah Anda memahami bahwa doktrin ini bukanlah berasal dari Yesus, tetapi dari si jahat.

Doktrin Kristen Trinitarian:
Kelahiran baru adalah tindakan rahasia Allah di dalam diri manusia melalui firman dan Roh dimana Allah menanamkan dasar kehidupan rohani yang baru yang terjadi seketika dan sekaligus, melahirkan sebuah kehidupan yang menggerakkan ke arah Allah sehingga memiliki persekutuan dengan Allah dan memperoleh hidup yang kekal. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipahami dalam kelahiran baru:

a. Kelahiran baru bukanlah menyingkirkan, membuang atau menyulap natur lama manusia sehingga natur lama menjadi hilang atau tidak ada dan menggantikan dengan natur yang baru sehingga manusia tidak dapat berbuat dosa lagi.

b. Kelahiran baru bukanlah perbaikan/reparasi natur jiwa lama manusia (pikiran, emosi, kehendak) sedikit demi sedikit menuju kepada kesempurnaan.

c. Kelahiran baru terjadi seketika dan sekaligus (tidak bertahap/ sedikit demi sedikit dan hanya satu kali/tidak berulang kali).

d. Natur jiwa lama manusia masih ada ketika seseorang dilahirkan baru. Prinsip kehidupan baru yang Allah tanamkan itulah yang akan mempengaruhi pikiran, emosi dan kehendak manusia.

e. Terjadinya kelahiran baru merupakan karya rahasia Allah semata yang tersembunyi dari manusia, sesuatu yang kita tidak ketahui (Bdk. Yoh. 3:8). Kita hanya dapat melihat akibatnya saja.

Tanggapan kamis:
Kristen Trinitarian mengklaim bahwa dengan percaya kepada penyaliban Yesus, maka seseorang akan dilahirkan kembali. Lahir kembali sebagai anak Tuhan. Ketika dia percaya akan penyaliban Yesus, seketika itu juga dia telah menjadi anak Tuhan dan membuat seseorang terbebas dari kuasa jahat.

Pada kenyataannya, banyak orang yang percaya kepada penyaliban Yesus tetapi tetap saja melakukan perbuatan jahat. Bahkan perbuatan jahat itu terjadi di gereja. Adanya kasus perzinahan antara biarawan dan biarawati, kasus sodomi di gereja, kasus aborsi di gereja, itu semua menandakan bahwa percaya kepada penyaliban Yesus tidaklah membuat manusia bebas dari kuasa jahat. Jika orang yang berbuat jahat disebut anak Tuhan, lalu apa bedanya anak Setan dan anak Tuhan? Jangan-jangan, orang yang percaya kepada penyaliban Yesus itulah anak-anak Setan. Mereka tidak kuasa menghadapi kuasa jahat. Mereka melakukan apa yang diinginkan Setan, bapa mereka.

Doktrin Kristen Trinitarian:
Yesus berkata kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat kerajaan Allah.” Yohanes 3:3

Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk dalam Kerajaan Allah.” Yoh. 3:5

Dari dua ayat tersebut di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa untuk dapat masuk dalam kerajaan Allah, manusia perlu mengalami kelahiran baru. Jadi, kelahiran baru merupakan syarat yang mutlak untuk dapat masuk dalam kerajaan Allah. Tanpa kelahiran baru, manusia akan binasa. Mengapa demikian? Karena tanpa kelahiran baru dari Firman dan Roh, manusia akan tetap tinggal di dalam Adam dan berada dibawah murka Allah. Itulah perlunya kelahiran baru bagi setiap orang. Tidak ada cara lain untuk keluar dari keluarga Adam kecuali menjadi keluarga Allah dimana Kristus sebagai Kepalanya dan memiliki hidup yang kekal kecuali melalui kelahiran baru.

Tanggapan kami:
Jadi seseorang harus keluar dari keluarga Adam yang dianggap Setan agar memiliki hidup yang kekal? Benarkah Adam itu Setan? Anda percaya bahwa Adam itu Setan, musuh Allah?

Ketahuilah, jika Anda mau mendapatkan hidup kekal, Anda harus mengakui bahwa tidak ada yang pantas disembah kecuali ALLAH, dan Muhammad adalah hamba dan utusan ALLAH, dan Isa adalah hamba dan utusan ALLAH, kemudian Anda taat kepada perintah ALLAH.

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus yang telah Engkau utus. [Yoh. 17:3]

Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepadaku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.” [Matius 19:17]

Doktrin Kristen Trinitarian:
Alkitab mengatakan kepada mereka yang menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat bahwa mereka telah dilahirkan kembali “bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Tuhan.” Yohanes 1:13

Kelahiran baru itu adalah bukan “dari darah.” Ini berarti kelahiran baru itu tidak diterima atau diperoleh dari orang tua kita. Keselamatan itu tidak diwariskan melalui keturunan. Dengan perkataan lain, tidak ada seorangpun yang dilahirkan ke dunia ini langsung menjadi orang Kristen. Mempunyai ibu-bapa Kristen merupakan suatu hal yang indah. Namun hal ini tidak dapat menjadikan Anda anak Tuhan. Masing-masing kita harus dilahirkan secara perseorangan (pribadi) ke dalam keluarga Tuhan.

Kelahiran baru adalah bukan “dari keinginan daging.” Ini berarti tidak ada seorangpun yang dapat menjadikan dirinya sebagai anak Tuhan dengan usahanya sendiri. Kehidupan kekal tidak dapat diusahakan tetapi harus diterima sebagai pemberian atas karunia secara cuma-cuma dari Tuhan.

Kelahiran baru adalah bukan “dari keinginan seorang laki-laki.” Ini berarti tidak ada pengkhotbah atau pendeta yang dapat menjadikan Anda sebagai anak Tuhan. Tidak ada upacara gereja seperti perjamuan kudus atau pembaptisan yang dapat menjadikan Anda sebagai anak Tuhan. Menjadi anggota gereja pun tidak dapat menjadikan Anda sebagai orang Kristen. Kelahiran baru adalah “dari Tuhan.” Alkitab mengatakan:

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Tuhan, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.” Efesus 2:8, 9

Tanggapan kami:
Dari Abu Hurairah ra katanya: Rasulullah saaw bersabda: “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, yaitu suci bersih. Kedua orangtuanyalah yang membuatnya menjadi Yahudi, Nasrani atau Majusi.” [HR. Bukhori, Muslim, Tarmidzi]

Seseorang lahir memang bukan dalam keadaan Kristen. Seseorang itu lahir dalam keadaan fithrah, dalam keadaan Islam. Kemudian orangtuanyalah yang mengarahkan dia menjadi Kristen, Yahudi, ataupun majus.

Orang Kristen mengklaim bahwa kelahiran baru itulah yang menyebabkan seseorang mendapat hidup kekal. Tanpa kelahiran baru seseorang akan masuk ke dalam neraka. Jika seorang bayi yang baru lahir, dan dia belum meyakini akan penyaliban Yesus, atau dia belum dibaptis, atau apa pun sehingga dia belum dilahirkan kembali, lalu dia mati dalam keadaan seperti itu, lalu dimanakah tempatnya kelak? Apakah bayi itu kemudian masuk ke dalam neraka?

Lalu bagaimana anak biarawati dari hasil perzinahan, yang ketika bayi itu lahir dan belum dilahirkan kembali, bayi itu di bunuh oleh sang biarawati; di mana tempat bayi itu? Di neraka?

Kristen Trinitarian selalu menjelek-jelekkan Adam. Bagaimana kalau ternyata Adam percaya kepada penyaliban Yesus, dan dia telah menyembelih dengan melihat ke depan, kepada penyaliban Yesus, apakah dia mendapat hidup kekal, atau tetap saja dia mendapat predikat ‘bapa orang-orang berdosa’? Kami tidak sedang berkata untuk membenarkan bahwa hidup kekal adalah di dapat dari percaya kepada penyaliban Yesus dan kelahiran baru. Tetapi kami hanya ingin mengatakan bahwa doktrin itu bukanlah doktrin yang dapat diterima akal sehat. Doktrin itu hanyalah doktrin yang lahir dari kebencian dan kedengkian. Doktrin itu penuh dengan kontradiksi, yang pada akhirnya menggugurkan kebenarannya. Di satu sisi Adam disebut sebagai bapa para pendosa, tetapi di lain sisi Adam mungkin telah mendapat hidup kekal dengan kelahiran kembali.

Abraham, apakah dia diselamatkan disebabkan kelahiran kembali? Tidak, Abraham menyembelih bukan dengan melihat kepada penyaliban Yesus. Penyembelihan hanyalah ujian bagi keteguhan iman Abraham. Abraham diselamatkan Tuhan karena dia telah menandatangani perjanjian dengan Tuhan di dalam sunat (Kej. 17:9-14; Luk. 2:21).

Inilah perjanjian-Ku yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu…laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku. [Kejadian 17:10,11,14]

Bahkan menurut Luk. 2:21, Yesus pun ikut dalam perjanjian itu. Ini membuktikan bahwa Yesus bukanlah Tuhan. Buktinya dia minta diselamatkan Tuhan dengan menandatangani perjanjian itu di dalam sunat. Anda harus ingat bahwa Yesus itu dapat berbicara dan telah memahami hukum Torat sejak ia dilahirkan.

Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?” Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al-Kitab dan Dia menjadikan aku seorang nabi.” [QS. Maryam (19): 29-30]

(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: “Hai `Isa putra Maryam, ingatlah ni`mat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu Al-Kitab, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) di waktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan izin-Ku, kemudian kamu meniup padanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah), waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata: “Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata.” [QS. Al-Maidah (5): 110]

Dalam Al-Quran, kata ‘Al-Kitab’ dapat berarti (1) Al-Qur`an, (2) Taurat, (3) Injil, (4) Zabur. Dan hikmah dapat berarti (1) Al-Bayan (penjelasan mengenai Kitab Suci), (2) Hadits Muhammad Rasulullah saw. Kapan Allah mengajarkan Al-Quran dan Hadits kepada Nabi Isa as? Tentu saja setelah Nabi Isa as turun kembali ke dunia ini dan menjadi ummat Muhammad saaw, sang Pesuruh yang dijanjikan.

Dari Abu Hurairah ra katanya: Aku pernah mendengar Rasulullah s.a.w bersabda: “Para Nabi adalah saudara-saudara sebapa. Tidak ada seorang Nabi yang diutus antara aku dan Putera Maryam.” [HR. Bukhori, Muslim, Ahmad]

Dari Abu Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah saaw bersabda, “Demi Zat Yang jiwaku berada di tangan-Nya, putra Maryam benar-benar akan segera turun ke tengah-tengah kamu sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, akan membunuh babi, dan akan menghapuskan jizyah. Harta saat itu akan melimpah sehingga tidak ada seorang pun yang akan menerimanya. Sehingga sujud satu kali saja kala itu jauh lebih baik dari dunia dan isinya”. [HR Bukhari]

Doktrin Kristen Trinitarian:
Tak seorangpun yang dapat dilahirkan baru tanpa mendengar dan percaya kepada Firman Tuhan. Tidak ada seorang pun yang dapat dilahirkan baru tanpa pekerjaan Roh Kudus. Kelahiran baru itu adalah pekerjaan Roh Kudus yang menggunakan Firman Tuhan. Roh Kudus menggunakan Firman Tuhan untuk menunjukkan kepada kita bahwa kita adalah orang berdosa yang memerlukan seorang Juruselamat. Roh Kudus juga menggunakan Firman Tuhan yang sama untuk menunjukkan kepada kita bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah Juruselamat yang kita perlukan. Ia telah mati di atas kayu salib untuk menebus dosa manusia. Berikut ini dua ayat Alkitab yang menjelaskannya:

Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Tuhan yang hidup dan yang kekal. [1 Petrus 1:23]

Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. [Yohanes 3:6]

Tanggapan kami:
Jika demikian, berarti bayi yang baru lahir lalu mati sebelum dilahirkan kembali, dia masuk neraka? Tentu Anda tidak setuju dengan doktrin semacam ini ‘kan?

Doktrin Kristen Trinitarian:
Tuhan melakukan banyak hal yang indah ketika kita dilahirkan baru. Berikut ini adalah diantaranya:

a. Tuhan Menempatkan Kita Dalam Keluarga Kristus.
Apa artinya? Artinya adalah kita tidak lagi berada di dalam Adam melainkan di dalam Kristus. Semua orang yang belum dilahirkan baru, mereka berada di dalam Adam, mewarisi dosa Adam dan berada di bawah penghukuman. Ketika seseorang dilahirkan kembali, Tuhan mengeluarkannya dari kedudukannya sebagai keluarga Adam dan diangkat menjadi anak-Nya Yoh. 1:12, 13, masuk dalam keluarga Allah dimana Kristus sebagai Kepala.

b. Tuhan Memberikan Roh yang Baru Kepada Kita
Ia juga mengaruniakan kepada kita Roh-Nya untuk tinggal di dalam roh kita yang baru itu. Ini disebut kelahiran kembali. Satu hal yang perlu dijelaskan di sini adalah bahwa sifat lama kita tidak dimusnahkan atau disingkirkan ketika kita dilahirkan baru, melainkan Ia memberikan Roh-Nya kepada kita untuk dapat menang atasnya. Sifat lama kita tidak akan disingkirkan sampai Yesus datang untuk membawa kita bersama-Nya di Surga. Namun dengan berdiamnya Roh Kudus di dalam kita maka kita dapat mengatasi atau mengalahkan sifat manusia lama kita yang berdosa ini.

c. Tuhan Mengaruniakan Kehidupan Yang Kekal Kepada Kita
Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk dalam Kerajaan Allah.” (Yohanes 3:5). Ayat ini memberikan jaminan bagi seseorang yang telah dilahirkan baru untuk dapat masuk dalam kerajaan Allah, artinya ialah hidup kekal bersama Allah dalam kerajaan Sorga.

Tanggapan kami:
Lagi-lagi Anda melihat, bahwa Adam diklaim sebagai Setan, bapa segala dosa. Dan Yesus diklaim sebagai Tuhan.

Lihatlah, dengan Roh Kudus di dalam kita, apakah itu menjadikan kita sebagai Tuhan sebagaimana Yesus? Jika tidak, maka Yesus juga tidak bisa diklaim sebagai Tuhan hanya karena dia dilimpahi Roh Kudus.

Benarkah ‘orang yang dilahirkan kembali’ akan dapat mengalahkan sifat Adam, sifat Setan? Lalu bagaimana dengan para biarawan dan biarawati yang berzinah di gereja-gereja? Apakah zinah itu sifat Tuhan? Apakah itu sifat Yesus yang diturunkan dari Tamar dan Yehuda (Matius 1:3; Kej. 38:12-30)? Sungguh doktrin yang penuh cacat dan kontradiksi.

Hidup kekal itu diperoleh dari penyaksian bahwa tiada yang pantas disembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah Pesuruh Allah, mendirikan shalat, membayar zakat, puasa di bulan Ramadhan, dan pergi hajji ke Bait Allah yang didirikan Abraham di Bakkah.

12 Komentar »

  1. Hotdi said

    The kingdom of God is at hand.Anda rupanya mengerti arti kelahiran baru,hanya saja seruan percaya pd ‘penyaliban Yesus’ membuat anda berontak.Penyaliban Yesus sama dgn ‘menggantungkan’ sifat lama.

  2. STEVANUS said

    Coba baca deh kitab Wahyu. Semua orang akan dibangkitkan kembali pada akhir jaman, begitu pula para bayi yang mati. Semua orang akan melihat akhir jaman. Bagi mereka yang percaya akan terangkat ke surga dan bagi mereka yang belum percaya akan dicobai kembali hingga batas waktu yang diberikan. Daripada ngomentari kitab orang, mending bertobat deh. Percuma anda tahu alkitab tapi berusaha mencari kesalahan2nya. Begitukah agama Islam mengajarkan ajarannya untuk mengomentari alkitab? Kalo mau fer, seharusnya anda lihat al-quran dan anda komentari juga supaya terbukti kitab mana yg paling benar. Kalo cuma ginimah ya jelas tidak efektif n efisien.

  3. STEVANUS said

    Ooo atau karena mungkin al-quran lebih buruk dari alkitab, sehingga anda mencari2 kesalahan alkitab. Bukankan org Islam sendiri yg sering membakar grja2. Siapa yg mengajarkan poligami? Bukankah itu bagian dari perzinahan. Belum lagi kawin sirih. Kok ternyata Islam lebih parah ya? Anda tidak akan pernah mengerti maksud dari alkitab karena tujuanmu untuk menghujat. Silahkan anda survei agama mana yg paling diyakini org di seluruh dunia. Dari Amerika, Eropa, Australia, greenland, semua mayoritas pengikut Kristiani.

  4. TIAR said

    ASSTAGHFIRULLOH
    CUKUPLAH ALLAH SWT YANG MENJADI HAKIM DI ANTARA ISLAM DAN KALIAN

  5. Avram said

    Stevanus, yang mengajarkan poligami itu para nabi-nabi, coba kamu baca di Alkitabmu Abraham pny istri berapa, Yakub punya istri berapa, rata-rata para nabi punya istri lebih dari satu. Islam ga pernah menghujat Alkitab kok.

    Kenapa ajaran Paulus itu berbeda dengan ajaran Yesus, Yesus mengajarkan tentang sunat Yahudi, tp Paulus membatalkannya……
    Trus Yesus tidak membatalkan Hukum Torat tp Paulus membatalkannya bahkan menganggap tidak penting….. yang penting kasih………
    Makanya orang Kristen sekarang ga ada hukum halal dan haram, semuanya halal, daging babi, tikus, dan semua yg diharamkan dalam Torat, dinyatakan halal oleh Paulus…….

    Jd yang sebenarnya ajaran Paulus itu atas inspirasi Ilahi atau kuasa Roh-roh yang lainnya……
    Klo memang berinspirasi dari Tuhan tentu ga bertentangan dg ajaran Yesus Kristus……..

    Penganut Kristen paling banyak ga mempengaruhi apa-apa, karena keselamatan hanya dalam Islam itu yang diamini oleh ALLAH sendiri dalam Alquran, inna al-diina ‘inda ‘llaah al-islaam artinya Sungguh! agama yg diridhai ALLAH hanyalah ISLAM.

    Manusia tinggal memilih keselamatan diluar ISLAM, itu pilihan pribadi masing-masing manusia.

    • girl said

      Kenapa sibuk dengan semua doktrin? bukankah DIA adalah TUHAN dari semua orang? Semua agama? Tidak memandang orang baik atau orang bejat. Sumber kasih untuk orang yang rohani maupun orang yang tidak rohani. Dia yang memberikan kasih karunia kepada orang yang dikendaki-Nya.
      Ga perlu ribut saling menghakimi atau membenarkan, toh kita ga lebih bijaksana dari TUHAN he he..
      Lakukan aja isi ajaran kitab masing-masing dengan tujuan yang mulia tanpa perlu merugikan atau menyakiti pihak lain ini jauh lebih bermanfaat. Tuhan mah ga perlu di bela, DIA bisa membela diri-Nya kok… he he..
      Menghakimi adalah bagian TUHAN bukan manusia.
      Terimaksih untuk menampilkan tulisan saya.
      Tapi kalo tidak pun ya gapapa..
      Semoga TUHAN YESUS memberkati dan ROH KUDUS menyertai penulis senantiasa. amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin……. :D

  6. Avram said

    Sebetulnya istilah LAHIR BARU itu sama dengan bertobat atau hijrah. Misalnya klo kita sebelumnya hidup dlm perzinahan, freesex, homosexual, minum-minuman beralkohol, pokoknya jauh dari Allah kepada hibup yg mendekat kepada ALLAH dengan menghadirkan Roh Ibadah itu sendiri, jd dlm ibadah, senantiasa kita hadirkan ALLAH dlm kehidupan kita, jd ga cuma ritual semata, gitu loh. Dari Ibadah yg kita lakukan menghasilkan buah pertobatan, kasih karunia Allah, ga sombong, tekun beribadah, senantiasa membaca Firman ALLAH dan merenunginya.

  7. co_politikus said

    ya allah…………..
    lebih baik kita serahkan semuanya pada tuhan yang maha esa

  8. girl said

    Kenapa sibuk dengan semua doktrin? bukankah DIA adalah TUHAN dari semua orang? Semua agama? Tidak memandang orang baik atau orang bejat. Sumber kasih untuk orang yang rohani maupun orang yang tidak rohani. Dia yang memberikan kasih karunia kepada orang yang dikendaki-Nya.
    Ga perlu ribut saling menghakimi atau membenarkan, toh kita ga lebih bijaksana dari TUHAN he he..
    Lakukan aja isi ajaran kitab masing-masing dengan tujuan yang mulia tanpa perlu merugikan atau menyakiti pihak lain ini jauh lebih bermanfaat. Tuhan mah ga perlu di bela, DIA bisa membela diri-Nya kok… he he..
    Menghakimi adalah bagian TUHAN bukan manusia.
    Terimaksih untuk menampilkan tulisan saya.
    Tapi kalo tidak pun ya gapapa..
    Semoga TUHAN YESUS memberkati dan ROH KUDUS menyertai penulis senantiasa. amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin……. :D

  9. Morphic said

    Untuk tanggapan kalian nomor dua itu perlu intropeksi diri.
    Bagaimana dengan kalian islam???
    Apakah kalian semuanya suci?

    Tuhan Yesus tetap mengasihi kita semua!

  10. asa silitonga said

    secara logika maupun filosopis ” lahir baru ” adalah jalan meregenerasi diri utk menjadi lebih baik, yang dikehendaki Tuhan. Lahir baru berdimensi : Tubuh, Jiwa dan Roh. Itulah yg diminta Yesus Kristus, bukan oleh sebuah agama. GBU all.

  11. djoko said

    pendapat saya :
    memang dimana2,islam selalu suka mencari2 kesalahan ajaran kristen,sebaliknya kita org kristen tdk suka mencari2 kesalahan ajaran islam…jika ada org kristen yg menyalahkan islam,rata2 karena pembelaan diri akibat hujatan islam yg sdh terlalu mengada2….pertanyannya kenapa dan mengapa ya org2 islam spt itu???
    secara psikologis /ilmu kejiwaan, orang yg suka mengganggu org lain sebenarnya dia memiliki kepribadian yg tdk nyaman dengan dirinya sendiri…nah,mengapa org muslim suka mengganggu kepercayaan kristen??jawabnya tentu para muslimer ini sebenarnya tdk nyaman dgn iman percayanya,shg memiliki tabiat mengganggu keimanan orang lain…karena itu saya saran kpd saudara2ku muslim,carilah keteduhan,kepastian dan kedamaian dlm agamamu sendiri,shg anda tdk akan mencari kesalahan2 ajaran lain atau anda nantinya tdk akan suka menjatuhkan kebenaran org lain…istilahnya jangan hanya dgn cara berhasil menjatuhkan kebenaran iman orang lain baru anda merasa percaya diri…ini sangat2 keliru saudara..

    coba lihat output dari tulisan ini???ujung2nya kita digiring untk percaya bahwa islamlah agama/ajaran yg paliang benar….hehehe….jika anda yakin agama anda paling benar,ya silahkan yakini dan jalani,tapi tidak perlu dgn lebih dahulu membandingkan menurut sudut pandang anda terus baru yakin kebenaran ajaranmu….hehehe..islam,islam???

    atau gini saja, saya punya saran,tolong dipelajari dgn sungguh2 dan dijalani saja ajaran islammu,tetapi jika dlm menjalaninya anda merasa belum menemukan kedamaian dan keteduhan yg sesungguhnya…atau tetap bingung akan kepastian keselamatan setelah kalian mati, maka saya saran,carilah Isa/yesus..krn didalam dia ada damai dan kepastian keselamatan…

    dia berkata Akulah jalan dan kebenaran dan hidup,tdk seorgpun datang kepada bapa/Allah jika rdk melalui Aku……jadi sekali lagi bukan muhamad jawaban dari hidup anda tetapi Isa/Yesus…God bless U

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: